1002 Startup, Inilah 5 PR Kalian Selanjutnya



Saat ini Bapak Atasan kita chief RA, menggalang program 1000 startup yang mana program ini di harapkan mampu melahirkan startup startup baru seperti GoJek, Tokopedia, Traveloka dll. Semarak gelora program ini adalah melahirkan talent digital baru yang akan menghasilkan pendapatan baru di dunia Industri.

Semaraknya program ini perlu sekali di apresiasi, karena perlui kalian tahu failure story Startup cukup banyak bahkan kalian harus paham kegagalan tersebut sebelum memulai Startup. Dari rangkaian acara 1000Startup adalah satu fase dari sekian panjang fase dalam mendevelop produk dan layanan.

1. Membangun Produk yang Berkualitas


Guys jangan hanya karena kalain bisa coding lalu kalai buat startup yah.... Itu adalah modal kecil dari yang kalian lakukan. mungkin hanya 25% dari ritme kebutuhan saat kalian running bisnis beneran.

Kalian harus mengerti bagaimana cara membuat produk yang benar benar berkualitas. Mulai dari hal kecil hingga hal hal yang membuat produk mu di terima orang. Kalian perlu iterasi berulang ulang, testing berulang ulang, mengubah coding, belum lagi bila produk kalian bermasalh di market.

Baca : Tips : Memilih Layanan Mobile Backend as a Service (mBaas)

Ketika App yang kalian bangun error dan orang langsung uninstal app yang kalian buat, maka untuk melakukan traction ke dua kalinya adalah hal yang sangt sulit.

Kalian ingat Moto "Zero Accident" layak nya perlu kalian tanam dalam otak. Jangan langsung berasik ria dengan skill coding kalian, bahwa kalian bukan super-man dengan super power. Team yang Solid akan menghasilkan Produk yang Baik.

 

2. Menata Kondisi Internal Perusahaan 


Bila Startup kalian terdiri dari 3 orang dan semuanya programmer, siap-siap satu insiden besar akan melanda diri kalian. App selesai, terupload ke play store, tapi tanpa ada yang mau download.

Kalian perlu orang orang hebat yang menggerakkan Startup mu, orang marketing yang memang bener2 jago dalam hal digital market. Orang Coding yang benar-benar fokus dan cerdik dalam membuat Mobile App.

Baca : 5 Softskill Penting Bagi Developer Mobile Selain Coding

Orang Bisnis yang mampu mengelola perusahaan mu jauh lebih baik. tanpa 3 hal itu Startup kalian akan sulit, pinter bikin produk tapi gak terjual. Kalian tau, kalau Tokopedia, GoJek dan jajaran startup lainnya bisa menjadi sukses karena dibalik perusahaan tersebut terdapat orang-orang hebat yang menjalan bisnis dengan baik.

3. Mendapatkan 1st Customers


Pertanyaan berikut nya adalah siapakah user pertama yang mau membayar layanan mu. Kira-kira saja, orang tua mu mau gak bayar app yang kalian buat. Kalau mereka aja ogah, seperti PR kalian masih harus di godok lebih matang lagi.

Pitch adalah salah satu langkah untuk meyakin kan customers. Tahu kah kalian acara seperti 1000 Startup itu selalu di suruh pitch, pitch, pitch, pitch, pitch, pitch, .... sampai kalian muak, sudah pitch, masih ajah di lempari komentar sampah.

Baca : 5 Hal Penting untuk Menjadi Mobile App Developer Profesional

Itu lebih baik dari pada kalian di caci maki pelanggan kalian, dianggap tidak becus dalam mengelola layanan dan tidak bisa membuat solusi yang baik.

4. Belajar Membaca Data


SD, SMP, SMA kalian pasti benci matematika. Jangan harap kalian bisa lari dari yang nama nya data, saat kalian membuat startup ada banyak materi penting yang harus kalian baca, dan kalian rumuskan utnuk menentukan langkah selanjutnya.

Jangan pernah bosan dengan yang nama nya data. Hal ini harus menjadi makan kalian sehari hari. Trend pertumbuhan, market traction, dan pengukuran lain nya yang harus kalian ketahui. Perhatikan juga, selain dari data internal kalian harus mempu membaca trend dariluar,agar kalian bisa melakukan banyak opsi strategi bila ada kejadian yang tidak diinginkan.

5. Scale-Up


Fase ini adalah fase penting, saya analogikan seperti ini. Di kampung saya ada penjual kelontong yang berjaualan barang barang sehari hari. Sejak saya masih SD luas toko nya kira 10meterX15mater. Selah 20 tahun saya meninggalkan kampung, dan kembali ke desa, saya masih melihat penjual tersebut, dengan kondisi yang tidak jauh berbeda dari 20 thn lalu.

Jadi siapkan strategi kalain untuk menjadi perusahaan besar. Jangan hanya berkutat masalah teknis terus menerus, coding terus menerus tanpa ada ujung. Fikirkan bisnis kalian bisa melambung, cari relasi yang bisa membantu pertumbuhan Startup mu

Baca :   3 Langkah Awal Growth Hacking Setelah Submit App di Play Store

Membangun Bisnis model adalah  hal penting, karena dengan bisnis model yang tepat kalian bisa mendapatkan revenue meskipun kalian masih meng-gratiskan layanan. Selain itu pertumbuhan user adalah hal sangat penting. Meskipun kalian belum mendapatkan revenue, kalian bisa menaikan valuasi startup dengan pertumbuhan user yang kalian punya.