5 Alasan Paling Masuk Akal Untuk Memakai Mobile Backend as a Service (MBaas)




Mobile Backend as a Service (MBaas) solusi yang mendapatkan traksi yang signifikan dalam dunia pengembangan aplikasi terutama untuk Mobile Android dan iOS. Gartner memperkirakan bahwa 40 persen dari proyek pembangunan aplikasi mobile akan memanfaatkan cloud layanan backend mobile pada tahun 2016. Apa yang mendorong adopsi ini? Dalam kata: kelincahan. solusi MBaaS memfasilitasi perusahaan kelincahan dengan memungkinkan pengembang untuk lebih responsif terhadap kebutuhan bisnis.

Baca :  3 Strategi Cerdas Startup Untuk Membangun Aplikasi Lebih Cepat

Solusi
Mobile Backend as a Service (MBaas) yang digunakan dalam aplikasi mobile. layanan umum digunakan seperti data storage, user management, push notifications, social networking services terpusat dalam satu layanan. Layanan tersebut biasanya dilengkapi software development kits (SDKs) dan application programming interfaces (API). Berikut adalah lima keuntungan kepana kalian harus menggunakan Mobile Backend as a service:
  

1. Menekan Ongkos Pengeluaran 


Hal sudah jelas akan menekan cost dari pada kalian menggunakan self hosting, misal kalian menyewa VPS Hosting, pertama yang harus kalian lakukan adalah melakuakn instalasi OS terlebih dahulu, Membuat load balancer, mensetup header server. Belum lagi masalah port-port penting yang harus di amankan.

Baca : Tips : Memilih Layanan Mobile Backend as a Service (mBaas)

Belum lagi masalah kelayakan infrastruktur, ketika pengguna meningkat akan ada banyak masalah soal skalabilitas hosting yang kalian pakai, kalaian harus instal ulang OS membuat node server baru lagi dan lain sebagainya.

2. Mempercepat Rilis ke Market


Tantangan kalian sebagai Startup adalah durasi untuk membuat app, modal kalian yang tidak besar serta masalah marketing saat app kalian rilis adalah isu utama. Kalian mungkin saja harus berhadapan dengan perusahaan besar yang memiliki app yang sama dengan yang kalian buat.

 Baca : 3 Langkah Awal Growth Hacking Setelah Submit App di Play Store

Langkah strategis yang harus di ambil adalah mempercepat proses rilis, agar mindset orang cepat terkunci dengan layanan yang kalian buat. Karena untuk mengubah pandangan publik dari suatu layanan memerlukan cost yang besar, jadi buat lah layanan mu cepat selesai, viral ke kemana-mana dan diingat oleh banyak orang.

3. Virtual Kolaborasi


Beberapa Mobile Backend as a Service (MBaas) platform termasuk kemampuan kolaborasi virtual yang memfasilitasi kolaborasi di seluruh tim, dari pengembang antarmuka ke backend integrasi IT. anggota tim dapat  bekerja sama pada dengan source-code dan API.

Baca : 5 Tantangan Developer Membangun Enterprise Mobile App

Untuk membangun layanan yang baik termasuk mobile app kalian tidak bisa sendirian, kalaupun tentu akan ada banyak team yang harus nya berkolaborasi untuk mengerjakan app yang sama. Hal ini jelas akan lebih cepat dan menyingkat operasional. 

4. Real-Time Akses Data


Solusi Mobile Backend as a Service (MBaas) memungkinkan developer untuk lebih mudah memberikan aplikasi mobile dengan akses ke data real-time. Dengan solusi Mobile Backend as a Service (MBaas), pengembang dapat terhubung ke sumber data yang ada, seperti ERP atau CRM database, tanpa harus memindahkan atau memodifikasi. Data yang tersedia untuk aplikasi mobile melalui API atau SDK.

Baca : 3 Langkah Agar Penawaran Mobile App Anda di Terima Client
 
Untuk membangun app di segmen enterprise, kalian biasanya tidak nya membangun app dengan fitur sederhana, kalian harus mampu melakuakn integrasi dengan applikasi eksisting yang dimiliki oleh client kalian. Dan bukan jawaban baik bila kalian terhambat masalah integrasi tersebut. Hal ini justru akan membuat client akan lebih percaya dengan app kalian bila sistem yang kalian bangun bisa terintegrasi dengan aplikasi yang sudah ada.

5. Developing ke Multi Platfrom Mobile App


Kebutuhan saat ini mengharuskan mobile app di bangun dalam beberapa OS, misal Android, iOS atau Windows Phone. Tanpa Mobile Backend as a Service (MBaas), pengembang harus mengembangkan fungsi untuk mencapai ke dalam sistem backend, generate push notifications dan enable geolocation di setiap platform. Mobile Backend as a Service (MBaas) memberikan SDK untuk masing-masing platform yang abstrak pergi jauh dari kompleksitas untuk mengelola backend aplikasi mobile.