5 Pengetahuan Dasar Chief Marketing Officer (CMO) Startup Digital



Menjadi  Chief Marketing Officer (CMO) Startup Digital apa bedanya dengan marketing pada umumnya, karakter startup yang mencoba untuk tumbuh dalam waktu singkat membutuhkan pimikir yang jauh lebih dari yang di pelajari oleh sebagian banyak marketing.

Baca : 10 Strategi Growth Hacking Yang Tidak Pernah Diajarkan Accelerator Startup

Chief Marketing Officer (CMO) Startup Digital tidak hanya lihai dalam hal offline, networking dan lobi melalui presentasi. Namun perlu keahlian khusus bagi CMO dan CIO untuk berkolaborasi dan saling melengkapi.

Jamie Steven, CMO of Moz, defined new marketers as — “The marketers who know SQL, can write code, leverage APIs, and perform quantitative analysis will be the most desirable and productive individuals in our industry. Those without these skills will find it increasingly difficult to find ideal career opportunities.”

Baca : 5 Alasan Paling Masuk Akal Untuk Memakai Mobile Backend as a Service (MBaas)

Uraian  Jamie Steven dari Moz sangat inspiratif, bagi anda yang ingin berkarir menjadi Chief Marketing Officer (CMO) kalian juga harus mengerti dan terlibah aktif dalam masalah teknologi dan coding.

Skill Dasar Chief Marketing Officer (CMO) Startup Digital diantara nya adalah :

1. Mengerti SAAS Pirate Metrics dan Taktik : AARRR


Hal ini sangat default baget bagi startup. kalian harus mengerti matriks pertumbuhan AARRR. Dimana kalian harus mengukur Acquisition, Activation, Retention, Referral, Revenue. Kamu bisa pelajari disini 

Baca : 3 Strategi Cerdas Startup Untuk Membangun Aplikasi Lebih Cepat

Ukur setiap perlajuan pertumbuhan startup kalian dan gunakan data-data pendukung untuk terus melihat celah dari pertumbuhan yang bisa kalian kejar lebih cepat.

2. Tidak Canggung Dengan Coding


HTML/CSS, JavaScript, Python, Rails dan yang paling penting adalah web scraping. Kalian akan sangat capek untuk melakukan promosi satu per satu bila kalian tidak lihai dalam membangun tools marketing.

Baca : 3 Langkah Awal Growth Hacking Setelah Submit App di Play Store

Madang tools itu harus kalian buat sendiri, agar kinerja team kalian bisa lebih mudah. Hal ini tidak ada pattern, jadi jam terbang kalian akan menentukan strategi yang bisa di lakukan optimasi, tanpa hal hal manual yang melelahkan, setidak nya kalian tetap menjadi kredibilitas website agar tidak melakukan SPAMING

3. Skill Design UI/UX


Kemampuan ini sangat penting dimana kalian perlu membuat serangkaian tampilan yang memudahkan orang untuk melakukan click pembelian, call to action, dan lain lain.

Baca : 5 Kondisi Ini Yang Membuat Codingmu Makin Professional

CMO harus lihai dalam hal wireframe tampilan, mereka dituntut untuk menentukan posisi tampilan yang membuat closing rate penjualan atau lead naik.

4. Copywriting yang Baik 


Konten adalh hal utama yang harus kalian bangun pertama kali meskipun produk kalian belum rilis, strategi ini harus di bangun sedini mungkin. Buat ratusan hingga ribuan konten yang mendominasi semua ranah, baik blog, press release, guest blog dan lain lain.

Baca 5 Softskill Penting Bagi Developer Mobile Selain Coding

Membuat asumsi publik berubah dan meyakini produk kalian adalah yang terbaik. Channel ini sangat penting untuk membangun awareness kalian dengan user.

5. Angka Dalam Statistik.


Mengukur kesuksesan dan pertumbuhan sangat penting, semua aktifitas mu mulai dari no 1- 4 perlu kalian tuangkan dalam angka.

Bermain lah dengan tertumbuhan angka, dan pastikan kalian selalu memulai semua strategi dari data yang sudah kalian kumpulkan.