Ini lah Trik Jitu Agar Startup-mu di Approve Accelerator



Menjadi Startup yang di ambil oleh accelerator startup termasuk salah satu strategi untuk membuat startup kamu naik kelas. Bila posisi kalian masih di seed dan belum mendapatkan funding dari venture capital masuk sebagai telent startup adalah salah satu jalan yang baik, karena kalian akan mendapat banyak ilmu, bantuan network, dan kemungkinan kalian mendapat bantuan pendanaan dari Accelerator.

Baca : 10 Strategi Growth Hacking Yang Tidak Pernah Diajarkan Accelerator Startup

Namun tidak semua startup akan di ambil oleh accelerator, karena mereka juga akan menyaring semua permintaan yang dikirim oleh startup, kali ini saya membagikan pattern dimana pun kalian submit proposal ke accelerator startup atau startup inkubator kurang lebih akan sama, mau dari ideabox, indigo, mandiri, pens sky dan lain lain. Ini adalah pengalaman saya pernah terpilih No 1 saat pemilihan startup kontes dari 1200 startup di Indonesia saat pemilihan telent startup dari salah satu accelerator. (Disclamer : Konten ini tidak mengulas masalah proposal / pitch deck)

Hampir semua konten di blog ini adalah riil, dan tidak dibuat-buat. Dan mungkin ini adalah salah satu blog yang paling vulgar dalam isi konten.

Bukan Ide Sampah


Jangan jual ide sampah kepada accelerator, ketika 3 menit kalian memaparkan ide startup kalian, tapi semua orang tidak paham dengan apa yang mau kalian buat. Ingat kalian membangun bisnis, bukan hore hore untuk bikin mobile app, web app yang kadang orang gak butuh.

Baca :  Malas Membaca Adalah Penyebab Awal Coding-mu Jorok

Mereka sangat realistis dalam hal duit, bagaimana cara paling masuk akal, dari kalian untuk menghasilkan uang. Ide itu mahal atau murah? yang ter-eksekusi adalah yang terbaik. Paparkan ide kalian dan eksekusi nya secara masuk akal.
 

Kalian Mantab dalam Presentasi


Kalau kalian menjadi startup dengan jalur pendanaa dari venture capital, masuk ke accelerator, dan lain lain, kalian pasti akan di cekok-in masalah pitch, berhari hari dan berkali kali kalai harus pitch mulai dari 1 menit, 3 menit, 5 menit,  sampai kalian muntah mengulang-ulang dan mengganti presentasi melulu.

Baca : 5 Softskill Penting Bagi Developer Mobile Selain Coding

Jujur saya paling males pitch, tapi memang kalau kita jualan pasti harus pitch kan ke pelanggan, mau gak mau pitch itu bagian dari kehidupan, kalian ngelamar anak orang juga pitch ke bapak nya juga kan. Ngaku-ngaku dapet investasi jutaan dolar, buat nutupin kalau kalian cuma startup, biar bapak nya setuju. (apapun itu pitch itu pasti dibutuhan)

Kalian Eksekutor yang Baik



Setidaknya kalian punya strategi detail dalam menjalan-kan bisnis, ingat guys, startup itu entitas bisnis, bukan kumpulan para coder. Kalian membekali diri dengan ilmu bisnis yang mapan, financial, marketing, hal hal tentang pajak dan lainnya.

Baca : 5 Softskill Penting Bagi Developer Mobile Selain Coding

Eksekutor yang baik bukan berarti dia bisa mengerjakan segalanya, tapi memang lihai dalam melakukan eksekusi meskipun dia cuma jadi lead ajah, masih nyari tenaga lain buat ngerjain.

Sedikit Overkill dalam Membuat Added Value


Yang saya maksud disini adalah kalian punya add value apabila produk dan jasa kalian mirip dengan kompetitor yang sudah eksisting. Dan kalin punya key value, dimana orang lain gak bisa melakukan apa yang menjadi nilai lebih dari produk dan jasa kalian.

Baca : 5 Hal Penting untuk Menjadi Mobile App Developer Profesional

Bisnis itu gak mungkin gak ada kompetitor-nya, kalau gak ada kompetitor nya di dunia satu-pun, berarti kalian gak akan ketemu market. Venture Capital dan Accelerator  bukan orang bodho bray, gak usah bohongi mereka pake acara kalian gak ada kompetitornya, bilang ajah low competition, artinya ada kompetitor tapi gak banyak dan market nya masih luas.

Mengerti Masalah Bisnis dan Model Bisnis


Yang disukai Venture Capital dan Accelerator adalah ketika kalian bisa inovasi dalam hal bisnis model, kalian bisa membawa bisnis model baru yang mengalahkan bisnis model sebelumnya. Kira-kira gini : AirBnB gak perlu bikin hotel untuk buat booking room hotel. Gojek gak perlu beli motor buat jadi perusahaan armada. Kalau kalian apa kira-kira?

Baca :

Selain itu ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui :
  • VC dan Accelerator butuh bisnis yang mempu scale-up, artinya bila user kalian naik drastis kalian bukan perusahaan yang nambahin tenaga kerja melulu. 
  • VC dan Accelerator terutama yang CVC (corporate venture capital) mencari startup yang linier sama portofolio mereka untuk mendukung bisnis mereka yang lain. 

Jangan Tampak Seperti Mahasiswa Baru Lulus


Guys kalian ini startup yang mau di invest milyaran rupiah, kalau tampang dan mindset kalian kayak anak kuliah baru lulus, ya mana mau  VC dan Accelerator ambil kalian, kalau-pun mau ambil kalian pasti ada sesuatu, misal mereka udah gak ada lagi calon telent dan lain lain.

Baca : 3 Strategi Cerdas Startup Untuk Membangun Aplikasi Lebih Cepat

Gak usah maksa jadi steve job yang pake kaos oblong, atau pura pura cool pake celana pendek (Disclamer : bukan berarti kalian gak boleh pakai). Tapi mawas diri dulu, kalau kalian bergaya seperti itu emang orang akan percaya? kalian bukan steve jobs guys, jadi ya realistis ajah.

Pakai ajah yang raji dan se-wajarnya. toh kalau kalian muslim pake celana pendek juga gak syar'i, karena lutut mu keliatan. Dandan yang rapi, pake minyak wangi, muka jangan kucel, tegap, keliatan wibawa, agar kalian dipercaya banyak orang (Disclamer : Kecuali kalian udah orang yang dipercaya banyak orang, anak pejabat, anak orang kaya, otak kalian sering dipakai orang karena ide brilian kamu,  dan lain lain)