5 Top Best Mobile Backend as a Service (mBaaS) Yang Perlu Kamu Tahu



Mobile Backend as a Service (mBaaS) menawarkan developer dengan cara untuk menghubungkan aplikasi mereka ke database cloud backend dan penyimpanan sementara dan juga menyediakan fitur penting seperti manajemen user, push notification, dan integrasi dengan layanan jejaring social.

Mobile Backend as a Service (mBaaS) sudah menyediakan Software Developer Kit (SDK) dan Application Programming Interfaces (API) untuk membantu web dan mobile developer cepat terhubung produk app dengan layanan mBaas.

Baca : What is Mobile Backend as a Service (mBaaS)

Berikut ini  5 Top Best Mobile Backend as a Service (mBaaS) Yang Perlu Kamu Tahu

1. Amazon AWS


AWS Mobile Hub menawarkan developer dengan berbagai alat untuk dengan mudah menambahkan dan mengkonfigurasi fitur untuk aplikasi mobile. Fitur-fitur yang otentikasi pengguna, logika backend, penyimpanan data, pengiriman konten, push notification dan analisis

mereka dibagi menjadi berbagai layanan Amazon Mobile Analytics, Amazon Cognito, Amazon S3, Amazon DynamoDB, Amazon CloudFront, AWS Lambda, AWS Device Farm and Amazon Simple Notification Service (SNS). Layanan ini harga secara terpisah berdasarkan penggunaan. Setiap layanan memiliki tingkat gratis yang tersedia.

 2. Mesosfer Mobile Backend as a Service

mobile backend as a service

Mesosfer adalah salah satu mobile backend as a service (mbaas) yang memberikan kemudahan bagi developer untuk membuat aplikasi mobile, selain itu bagi developet IoT (Internet of Things), Mesosfer salah satu pilihan yang tepat. Anda jug abisa menghubungkan Mobile App yang anda bangun untuk terinteragasi dengan iBeacon Technology.

Mesosfer memberikan layanan push notification, management user, dan lebih asik nya lagi mobile yang anda bangun berada di elasti mobile cloud server, artinya anda tidak perlu melakukan banyak setup server ketika pengguna mobile app anda naik secara signifikan.

Mesosfer memberikan free account yang memungkin anda mendevelop aplikasi iOS, Android, Web App, dan IoT untuk startup atau enterprise. Setidaknya anda bisa menggunakan free plan untuk memulai aplikasi yang anda buat.

Baca : 5 Strategy Tips Before You Launch Your Mobile Apps

3. Google Cloud Platfrom


Google Cloud Platform memungkinkan Anda untuk membangun, menguji, dan menerapkan aplikasi pada infrastruktur scalable dan dapat diandalkan Google. Google Cloud Platfrom menawarkan semua produk cloud products and services for compute, networking, storage, machine learning, big data, operations dan banyak lagi. Setiap layanan platform memiliki harga yang berbeda.

4. Kumulos



Platform cloud Kumulos memberikan pengembang aplikasi cara mudah untuk mengintegrasikan fitur-fiturnya ke iOS dan Android. Kumulos berfokus pada untuk  aplikasi mobile dan platform yang harganya menggunakan pay-as-you-go. Motonya adalah untuk membantu pengembang menghemat uang ketika membangun sebuah aplikasi dan membuat uang dengan memberikan layanan yang sangat baik ketika aplikasi ditayangkan.

5. Microsoft Azure  


Microsoft Azure adalah platform komputasi awan dan infrastruktur whcih memungkinkan pengembang untuk membangun, menyebarkan, dan mengelola aplikasi dan layanan melalui pusat data Microsoft. Anda dapat menjalankan Windows dan Linux aplikasi berbasis di 30  datacenter. Azure mendukung bahasa pemrograman yang berbeda, tools dan freamwork. Azure memiliki kalkulator untuk membantu biaya bulanan pengembang determien berdasarkan jasa yang digunakan. 

Bila anda mobile developer tapi masih awam dalam menggunakan Mobile Backend as a service, sudah saat untuk mengenal teknologi ini lebih jauh, karena membangun infrastrukutr bukan lah hal yang mudah.