StartUp Telat Gaji Karyawan - Lakukan Hal ini



Kalau kalian sudah mengalami hal seperti ini berarti kalian sudah menuju ke percepatan, karena startup gak akan naik bila mereka belum melewati fase fase sulit. Justru di fase fase ini kalian harus mampu bertahan. 

Kurangi hal hal yang tidak perlu, hemat pengeluaran, dan gunakan strategi yang baik untuk mengurangi pemborosan kegiatan terutama dalam hal coding, pemilihan server, dan membayar license.  Update kembali kesalahan teknis yang menyebabkan terkuras nya uang kas. 

Baca : Mengenal Mobile Backend as a Service (MBaas)

Bila perlu lakukan pivot, atau gunakan layanan layanan yang murah terlebih dahulu untuk mengurangi pemborosan. Jangan takut mengganti platfrom bila dirasa kalian menilai bisa meningkatkan penghematan.

Selain berburu hal teknis simak juga hal hal kecil yang bisa kamu lakukan ketika kalian mengalami sulit untuk membayar gaji karyawan.

1. Ceritakan Kembali Hal Hal Indah


Berubahlah menjadi seorang ibu yang menceritakan dongeng indah kepada anaknya. Ceritakan cita cita kalian yang indah indah agar mereka memiliki daya juang yang kuat dan tidak luntur karena adanya permasalahan kecil.

Baca : 3 Langkah Awal Growth Hacking Setelah Submit App di Play Store

Menceritakan hal hal yang indah adalah metoda stimulus untuk tidak memperkeruh suasana. mencoba membuat suasana yang sebernarnya bermasalah menajdi hal hal yang biasa. Mengurangi kepanikan dan opini negatif diantara pada member team.

2. Ajak Untuk Makan Bersama


Mengutarakan sesuatu yang berat memang membutuhkan suasana yang tepat. Ajak lah makan bersama dengan semua team, buatlah suasana nyaman terlebih dahulu. Tidak perlu mahal namun yang penting kalian bisa duduk bersama dan bisa memahami permasalahan yang ada.

Baca : Tips : Memilih Layanan Mobile Backend as a Service (mBaas)

Setelah itu jangan lupa untuk berupaya memperbaiki keadaan, mencari solusi yang tepat dan kembalikan semangat mereka lebih tinggi lagi, cari akar permasalahan di luar sisi teknis. buat lah mereka menceritakan dan beropini untuk mengungkapkan kondisi mereka, dan kekurangan Startup kalian.

3. Katakan "Kita Adalah Inovator"


Teriakan kembali slogan slogan kalian secara serempak, Hal ini adalah salah satu terapi agar tetap bersemangat meskipun ada di dalam kondisi yang kurang baik. Tulus lah ngutarakan kesalahan kesalahan sebelum nya yang menyebabkan ada banyak faktor hingga cash flow keuangan kurang baik.

Baca : 5 Kesalahan dari Mobile App Developer yang Harus Dihindari
 
Buatlah suasana tetap semangat, kurangi kesalahan kesalah teknis yang berulang ulang, cari akar permasalahannya, dan selesaikan dengan solusi yang tidak rumit. Agar semua tidak memberatkan para member. Kalau perlu ikut lah membantu pekerjaan mereka.

4. Tanyakan Kondisi Keluarga Masing Masing


Berbasa-basi lah dengan menanyakan kondisi keluarga team kalian masing masing, dengan kita memperhatikan keluarga mereka, maka akan ada sentuhan batin. Dan mereka merasa lebih lega. Sentuhan ini penting agar mereka masih punya semangat dan kemauan untuk tetap berjuang.

Baca : 5 Softskill Penting Bagi Developer Mobile Selain Coding

Faktor keluarga sengat lah penting, bila kita memperhatikan kondisi salah satu keluarga  dari team, maka mereka jug aakan tersentuh secara hati, pendekatan ini penting agar mereka tidak berpaling berpindah ke tempat kerja yang lain. Seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang mau memperhatikan bagian kecil dari apa yang dia lihat, dan tidak dirasakan orang lain, namun memiliki impact.

5. Ajak Karyawanmu untuk Solat Dhuha Berjamaah


Ingat lah bahwa segala yang kita lakukan di dunia ini adalah iktiar. Segala cobaan kehidupan adalah proses dimana kita harus bersabar. Terkadang kita sudah membuat plan seoptimal mungkin, seolah bulan depan kita akan mendapat janji daru customers untuk membayar layanan kita, namun sayang nya semua tak kunjung berbuah.

Baca : 3 Langkah Agar Penawaran Mobile App Anda di Terima Client 

Ajaklah semua anggota team untuk kembali mendalami sisi rohani apapun agamanya, budayakan untuk seimbang antara Coding dan Ibadah. Jangan beranggapan bahwa dengan meninggalkan ibadah kita bisa segera cepat menyelesaikan pekerjaan, padahal dengan beribadah otak akan cepat fresh dan mampu berfikir jernih, Ingat masih ada KUASA sang pencip di setiap kegiatan dan kehidupan kita.