Mobile Backend as a service (Mbaas) Provider untuk Startup dan Mobile Developer



Ada beberapa Mobile Backend as a service (Mbaas) Provider yang menyediakan layanan untuk Startup, dengan pricing yang lebih terjangkau, dan layanan yang Mobile Backend as a service (Mbaas) Provider untuk Startup  mencukupi  beberapa hal di bawah ini.

Baca : Mobile Backend as a Service (Mbaas) Fungsi dan Keuntungannya

Sebenarnya layanan mobile backend  hampir identik, namun sebagai startup kalian harus cerdik dalam memilih provider. Karena hal ini mempengaruhi perjalanan development kalian kedepan.  Dalam hal yang realistis, kalian perlu menghemat pengeluaran terutama untuk membayar server ketika pertama kali membuat layanan mobile app di buat, baik menggunakan Android atau iOS. 

Biasanya startup pemula selalu berharap bisa menggunakan layanan free, namun ketika kalian mulai memiliki traction kalian harus realistis untuk mengeluarkan dana untuk membuat app kalian lebih relevan dan membangun infrastruktur lebih baik. 

Baca : 5 Kesalahan dari Mobile App Developer yang Harus Dihindari

 Full Stack Management Database.

Beberapa Mbaas, menggunakan single table database, artinya semua data yang kalian upload di simpan dalam satu table saja, secara fisik. Memang  biasanya kecepatan akses bisa lebih baik, namun kalian akan lebih susah dalam membangun relation database, karena keterbatasan table. 

Kedepannya, kalaian akan lebih susah dalam memanage API integration dengan 3party partner kalian, tentunya kalian akan membutuhkan banyak integrasi dengan perusahaan atau layanan lainnya. 

FullREST API


Fitur penting lainnya adalah kemungkinan untuk FullREST API, sehingga kalian bisa dengan mudah untuk melakukan integrasi dengan komponen layanan lainnya, selain itu kalian bisa membuat relation dengan banyak kemungkinan, mulai dari GET POST PUT DELETE. Kemungkinan melakuakn fetch data akan lebih mudah. 

Sebenarnya dengan ada nya FullREST API kalian sudah bisa membuat integrasi kemana saja, kemungkin lintas platfrom OS pun sudah memungkinkan. Seperti perpindahan data dari Android, iOS atau Mobile base ke Web base. 

SDK Integration


Pada dasarnya Mbaas selalu menyediakan SDK dengan berbagai macam integrasi dengan OS mobile seperti Android, iOS, Windows Phone, atau Tizen OS. Selain itu dnegan adanya bantuan SDK dari provider memungkinkan kalian untuk membangun lebih cepat. 

Kebanyakan developer mobile  selalu berupaya agar app nya bisa lintas platfrom, atau bisa di bangun di berbagai macam OS mobile. 

Baca : Trust Me! Strategi Ini Akan Membuat App mu 5X lebih Cepat Go to Market

Kadang beberapa developer membutuuhkan percepatan dalam development app, akhirnya mereka menggunakan JSnative utnuk membangun satu app dengan multi platfrom OS. Biasanya dengan menggunakan PhoneGap dan Xamarin, dengan seperti itu kalian bisa menghemat waktu serta biaya development. 

Push Notification 


Hampir semua Mobile Backend as a service (Mbaas) Provider memiliki fitur ini, namun terkadang kelian harus integrasi ulang dengan APNS atau FCM, Namun dengan Mesosfer Mbaas, kalian bisa membuat integrasi push notification tanpa harus integrasi ke APNS atau FCM. Semua provider tentunya akan sama dalam membuat layanan baku. 

Push Notification menjadi fitur penting bagi mobile app, sayang nya tidak semua developer membuat integrasi push notification ini kedalam app mereka. 

Karena dengan push notification kalian bisa mengukur kedekatan intaraksi dengan pengguna layanan mobile app.  Selain itu, push notification menjadi bagian penting dari proses marketing, karena jauh lebih murah dari pada menggunakan sms biasa.